PKD IX PMII Rayon “Penyelamat” Dja’far Saifuddin: Menghidupkan Nilai Pergerakan, Melahirkan Kader Perubahan

 

PMII Rayon “PenyelamatDja’far Saifuddin kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kualitas kader melalui pelaksanaan Pelatihan Kader Dasar (PKD) IX yang dilaksanakan pada 16 Mei 2026 di Home Stay Sumber Urip. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat proses kaderisasi sebagai pondasi utama keberlangsungan organisasi PMII. Dengan semangat intelektualitas dan solidaritas, PKD IX hadir sebagai ruang pembentukan karakter kader yang siap menghadapi tantangan zaman. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan yang tinggi. Pelaksanaan kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kaderisasi PMII terus berkembang secara progresif di tengah dinamika generasimuda saat ini.

Mengusung tema Reaktualisasi Nilai-Nilai PMII dalam Mencetak Kader Militan dan Berdaya Saing”, PKD IX dirancang untuk membangun kembali pemahaman kader terhadap nilai dasar perjuangan PMII. Tema tersebut menekankan pentingnya kader yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu berkontribusi secara nyata di lingkungan masyarakat. Dalam kegiatan ini, peserta diajak memahami pentingnya keseimbangan antara intelektualitas, spiritualitas, dan kepedulian sosial sebagai identitas kader PMII. Berbagai sesi diskusi dan forum interaktif berlangsung dinamis sehingga menciptakan suasana kaderisasi yang hidup dan inspiratif. Melalui tema besar tersebut, PMII Rayon “Penyelamat” Dja’far saifuddin berharap mampu melahirkan kader yang visioner, kritis, dan memiliki daya saing tinggi.

Ketua Pelaksana PKD IX, A. Fasya Haikal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan PMII Rayon “Penyelamatdja’far Saifuddin dalam menjaga marwah kaderisasi organisasi. Ia menegaskan bahwa PKD bukan hanya sekadar kegiatan formal, melainkan ruang pembentukan mental, intelektual, dan karakter kader PMII. Menurutnya, kaderisasi harus mampu melahirkan generasi muda yang berani berpikir kritis, memiliki loyalitas organisasi, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Ahlussunnah wal jamaah. Ia juga berharap seluruh peserta mampu mengikuti proses kaderisasi dengan sungguh-sungguh agar mendapatkan pengalaman dan pembelajaran yang bermakna.

Ketua Rayon PMII “PenyelamatDja’far Saifuddin, Hafizh Fairuziz, turut menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap pelaksanaan PKD IX sebagai ruang lahirnya kader-kader progresif dan berkualitas. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa PMII harus terus menjadi rumah pergerakan bagi mahasiswa untuk belajar, berdiskusi, dan memperjuangkan nilai kemanusiaan serta keadilan sosial. Ia juga menekankan pentingnya menjaga solidaritas dan semangat kolektif dalam membangun organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, kader pmii harus mampu menjadi pelopor perubahan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kondisi masyarakat.

PKD IX menghadirkan sejumlah pemateri inspiratif yang memberikan wawasan mendalam mengenai arah gerakan dan penguatan kapasitas kader PMII. Aprilia Mega Rosdiana, M.Si., menyampaikan materi mengenai pentingnya kaderisasi sebagai fondasi utama dalam menjaga eksistensi organisasi. Beny Miftahul Arifin, S.Hum., turut memberikan pemahaman tentang nilai dasar pergerakan serta peran kader dalam menjaga idealisme organisasi di era modern. Sementara itu, Syahrin Azril Izulkhaque membawakan materi mengenai strategi pengembangan PMII agar tetap relevan dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kehadiran para pemateri tersebut memberikan motivasi besar bagi peserta untuk terus berkembang menjadi kader yang aktif, progresif, dan bertanggung jawab.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh kedisiplinan dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Dinamika kelompok, forum diskusi, hingga sesi refleksi menjadi ruang pembelajaran yang memperkuat mental dan solidaritas antar kader. Tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu, PKD IX juga menjadi sarana mempererat ukhuwah serta membangun rasa kekeluargaan di lingkungan PMII Rayon “Penyelamatdja’far saifuddin.

Melalui pelaksanaan PKD IX ini, PMII Rayon “PenyelamatDja’far Saifuddin berharap dapat mencetak kader yang memiliki integritas, semangat perjuangan, dan kepedulian sosial yang tinggi. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menyiapkan generasi muda yang mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. Dengan semangat kaderisasi yang terus dijaga, PMII Rayon “Penyelamat dja’far saifudddin optimis dapat melahirkan kader-kader unggul yang mampu menjawab tantangan masa depan. PKD IX bukan hanya sekadar agenda formal organisasi, melainkan ruang pembentukan karakter dan peneguhan nilai perjuanganPMII. Semangat yang terbangun dalam kegiatan ini diharapkan terus tumbuh dan menjadi energi positif dalam melanjutkan perjuangan organisasi demi kemajuan umat dan bangsa.

Social Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top