JAKARTA – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terus menggalakkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dengan fokus utama pada edukasi pola makan seimbang. Kampanye ini menyasar seluruh lapisan masyarakat, mulai dari perkotaan hingga pelosok desa, mengingat pentingnya nutrisi yang tepat dalam mencegah berbagai penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas.
Data terakhir menunjukkan bahwa angka penyakit tidak menular (PTM) masih menjadi tantangan serius bagi sistem kesehatan Indonesia. Oleh karena itu, edukasi tentang pemilihan makanan yang sehat, pengurangan konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL), serta peningkatan asupan buah dan sayur menjadi pilar utama kampanye GERMAS kali ini.
“Pencegahan adalah investasi terbaik untuk kesehatan bangsa. Melalui GERMAS, kami ingin mengubah paradigma masyarakat dari mengobati menjadi mencegah,” ujar Dr. Budi Santoso, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, dalam sebuah acara sosialisasi di Jakarta. Ia menambahkan bahwa perubahan gaya hidup dimulai dari kesadaran individu akan pentingnya asupan gizi.