Menjemput Fajar Pergerakan: Pelantikan PMII Rayon “Penyelamat” Dja’far Saifuddin Teguhkan Komitmen Kader dan Pengabdian

Batu, 22 Agustus 2026 semangat kaderisasi dan pengabdian kembali digaungkan dalam Pelantikan PMII Rayon “Penyelamat” Dja’far Saifuddin Masa Khidmat 2026–2027 yang dilaksanakan pada Sabtu (22/8/2026) di Gedung PCNU Kota Batu. Mengusung tema Menjemput Fajar Pergerakan, Meneguhkan Ikatan Kader, Menghidupkan Pengabdian, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafet kepemimpinan dan perjuangan organisasi.

Pelantikan tersebut menjadi simbol dimulainya masa khidmat kepengurusan baru sekaligus peneguhan komitmen para pengurus untuk menjalankan amanah organisasi. Momentum ini tidak hanya menandai pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi awal dari langkah baru dalam mengembangkan kaderisasi, memperkuat solidaritas, dan meningkatkan kontribusi PMII di tengah masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh semangat. Sejumlah kader, anggota, alumni, serta keluarga besar PMII turut hadir untuk memberikan dukungan dan menyaksikan secara langsung prosesi pelantikan kepengurusan baru.

Dalam kegiatan tersebut, MABINYON PMII Rayon “Penyelamat” Dja’far Saifuddin Dr. Ach. Nashichuddin, M.A turut hadir dan memberikan penguatan kepada kepengurusan baru. Kehadiran MABINYON menjadi bagian penting dalam memberikan arahan agar kepengurusan yang baru dilantik mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.Pesan yang disampaikan menjadi pengingat bahwa perjalanan organisasi tidak hanya membutuhkan semangat, tetapi juga konsistensi, kedisiplinan, solidaritas, dan komitmen dalam menjalankan setiap tanggung jawab.

Salah satu momentum penting dalam kegiatan tersebut adalah berlanjutnya estafet kepemimpinan Rayon “Penyelamat” Dja’far Saifuddin. Kepemimpinan sebelumnya yang dipimpin oleh Hafizh Fairuziz secara resmi dilanjutkan kepada Moh. Akbar Maulana Ibrahim sebagai Ketua Rayon Masa Khidmat 2026–2027. Dalam sambutannya, Hafizh Fairuziz menyampaikan pesan dan refleksi atas perjalanan kepengurusan sebelumnya. Estafet kepemimpinan tersebut diharapkan menjadi keberlanjutan perjuangan, bukan sekadar pergantian nama dalam struktur organisasi.

Sementara itu, Moh. Akbar Maulana Ibrahim dalam sambutannya menyampaikan komitmen untuk membawa Rayon “Penyelamat” terus berkembang serta memperkuat semangat kaderisasi dan kebersamaan. Kepengurusan baru diharapkan mampu menciptakan ruang belajar yang lebih luas bagi kader sekaligus menghadirkan gerakan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Semangat yang sama juga disampaikan oleh Ketua KOPRI, Fatimatus Zahro Rozi. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran perempuan dalam proses kaderisasi dan pergerakan organisasi.

Tema “Menjemput Fajar Pergerakan, Meneguhkan Ikatan Kader, Menghidupkan Pengabdian” menjadi refleksi atas harapan agar kepengurusan baru mampu membawa semangat baru dalam setiap gerak organisasi. Fajar menjadi simbol awal dari perjalanan. Ikatan kader menjadi kekuatan untuk terus bertahan. Sementara pengabdian menjadi tujuan dari setiap proses pergerakan.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru, PR. PMII “Penyelamat” Dja’far Saifuddin diharapkan mampu terus melahirkan kader yang kritis, berintegritas, berdaya saing, dan memiliki kepedulian sosial, sekaligus menjaga tradisi keilmuan, kaderisasi, dan pengabdian sebagai ruh organisasi.

Social Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top